Tentukan nama merek yang khas dan tidak meniru usaha lain.
Lakukan pencarian awal untuk memastikan nama atau logo tidak terlalu mirip dengan merek yang sudah terdaftar.
Siapkan identitas pemohon, contoh merek, daftar barang atau jasa, dan dokumen usaha.
Ajukan pendaftaran melalui layanan resmi kekayaan intelektual.
Gunakan nama, logo, dan kemasan secara konsisten sambil menyimpan seluruh bukti penggunaan merek.
